Pramuka: Pengertian, Tujuan, dan Sejarah Lahirnya (Lengkap)


Pramuka mungkin sudah bukanlah kata yang asing di dengar oleh telinga anda, bagaimana tidak mulai dari SD, SMP, dan SMA siswanya di wajibkan mengikuti ekstra kurikuler pramuka ini. Pramuka (Praja Muda Karana) merupakan suatu organisasi yang berkembang pada skala internasional. tetapi, hal ini bukan merupakan rencana khusus yang disusun dan diwewenangi oleh Baden Powell. Melainkan dilihat dari apa manfaat dari Pramuka itu sendiri, sehingga masyarakat di dunia bisa menerima organisasi Pramuka.

Yang dimana di dalamnya banyak berbagai kontribusi dari Baden Powelluntuk gerakan Pramuka. Kiprah Pramuka sendiri sangat baik di masyarakat. Karena pada dasarnya pada organisasi ini mendekatkan anggotanya dengan alam, sosial dan memperkuat hubungan dengan Tuhan. Bahkan anggotanya akan memiliki tingkatan tertentu sesuai dengan usia uang dimiliki.

Pengertian Pramuka

Pramuka merupakan sebuah organisasi atau gerakan kepanduan yang menjadi wadah proses pendidikan kepramukaan yang diadakan di Indonesia. Jika dalam skala internasional, Pramuka disebut dengan istrilah Kepanduan (Boy Scout).

Nama Pramuka sendiri adalah sebutan bagi siapa saja yang menjadi anggota gerakan pramuka yang meliputi pramuka siaga, penggalang, penega dan pandega.

Sedangkang kelompok anggota pramuka lainnya yang meliputi pembina pramuka, pelatih, andalana, pamong saka, staf kwartir dan majelis pembimbing. Untuk mejadi seorang anggota pramuka pun harus prosesi pelantikan terlebih dahulu sebelum menjadi anggota, proses pelantikan ini mengucapkan janji (satya) pramuka.

dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwasannya:
  • Kepramukaan adalah sebuah sistem pendidikan
  • Gerakan pramuka merupakan organisasi yang melaksanakan sistem itu sendiri. (kepramukaan)
  • Pramuka adalah anggota dari gerakan pramuka

Tujuan Pramuka

Tujuan Gerakan Pramuka ialah menjadi penyelenggara pendidikan kepanduan yang merupakan bagian dari pendidikan nasional. Dengan tujuan utama untuk membina kaum muda dalam mencapai potensi spiritual, sosial, intelektuan dan fisik. Gerakan Pramuka terwujud dalam :
  1. Membentuk kepribadian dan akhlak mulia kaum muda
  2. Menanamkan semangat kebangsaan, rasa cinta tanah air dan bela negara bagi anak muda
  3. Meningkatkan keterampilan kaum muda, agar siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot serta pejuang yang tangguh.
  4. Menjadi calon pemimpin bangsa yang handal di masa depan

Sejarah Pramuka

Sejarah Berdirinya Pramuka baik di Indonesia sendiri maupun di dunia, pastinya akan ada campur tangan dari Baden Powell (Bapak Pandu Sedunia) yang merupakan pendiri gerakan Pramuka. Awalnya Powell melaksanakan kegiatan perkemahan pertamanya bersama 22 anak laki-laki di Pulau Brownsea, Inggris  pada tanggal 25 Juli 1907. Perkemahan tersebut dilakukan selama 8 hari 8 malam. Dan segala sesuatu yang terjadi waktu itu kemudian menjadi dampak yang besar bagi sejarah Pramuka Dunia.

Sejak kecil, Baden Powell memang dikenal seagai anak yang sangat pandai, humoris, dan periang. Sehingga disukai oleh banyak orang. Bahkan Powell juga diklaim pintar dalam memainkan beberapa alat musik seperti biola dan piano. Beranjak dewasa Baden Powell kemudian bergabung dengan sebuah organisasi kemiliteran di Inggris yang memberikan pengalaman sebagai seorang tentara. Sikap tagas, disiplin, dan terampil yang diperoleh dari militer inilah yang menjadi ciri khas gerakan Pramuka.

Pengalaman-pengalaman yang dialami olehnya, kemudian ditulis dalam sebuah buku yang menjadi asal mula munculnya sejarah Pramuka di dunia.

Sejarah Pramuka di Dunia

Sejarah Pramuka di dunia diawali dari Baden Powell yang mencatat seluruh pengalamannya dalam buku Scouting for Boys pada tahun 1908 semasa mengikuti militer di Inggris. Buku itu sengaja dibuat sebagai panduan dalam acara perkemahan yang diadakannya.

Buku ini kemudian sangat lah laris di berbagai belahan dunia, dan tentunya di Inggirs juga pada waktu itu. Sehingga sebuah organisasi-organisasi Pramuka banyak bermunculan yang ditujukan hanya untuk anak laki-laki saja. Namun pada tahun 1912, bersama Agnes yang merupakan adik perempuan Baden Powell seendiri kemudian mendirikan organisasi Pramuka untuk wanita dengan sebutan Girl Guides.

Pada tahun 1916, berdirinya organisasi Pramuka lagi yang dikhususkan untuk usia siaga. Organisasi tersebut dikenal dengan nama CUB (anak serigala). Kemudian pada tahun 1918, didirikannya Rover Scout yang merupakan kelompok untuk remaja berusia 17 tahun.

Dan tahun 1922, Baden Powell kembali mempublikasikan buku keduanya yang berjudul "Rouvering to Success" (Mengembara Menuju Bahagia). Dimana buku tersebut menceritakan tentang seorang pemuda yang sesegera mungkin mengayuh\sampannya menuju pantai bahagia.

Tanggal 30 Juli hingga 8 Agustus 1920 tepatnya Olympis Hall, London, sejumlah kuranng lebih 800 orang partisipan Pramuka melakukan jambore dunia untuk kali pertamanya. Jambore ini swtidaknya diikuti oleh 34 negara. Dan dalam acara tersebut pula, Baden Powell dinobatkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Dan di tahun yang sama pula terbentuklah sebuah Dewan Internasional organisasi Pramuka yang beranggotakan 9 orang. Dimana Kota London menjadi kantor kesekrariatan Pramuka sedunia. Yang kemudian dipindahkan ke Ottawa, Kanada. dan pada tahun 1958 dan berpindah lagi ke Geneva, Swiss tahun 1968.

Sejarah Pramuka di Indonesia

Sejarah Pramuka di Indonesia diawali dengan pasang surut dalam aktivitas organisasi. Dimana pada saat itu Indonesia masih dalam masa penjajahan. Sehingga Indonesia dikenal dengan tiga masa Pramuka, yakni  Gerakan Pramuka pada Masa Penjajahan Belanda, Gerakan Pramuka pada Masa Penjajahan Jepang, dan Gerakan Indonesia setelah Indonesia Merdeka.

Gerakan Pramuka pada Masa Penjajahan Belanda

Gerakan kepramukaan ini ada saat masa kolonial yang dibawa oleh Pemerintahan Belanda ke Indonesia, Gearakan ini dikenal dengan nama "Nederland Indische Padvinders Vereeniging (NIPV)". Dalam bahasa Indonesia dikenal denngan Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda.

Beberapa tokoh menganggap organisasi ini bisa membentuk karakter dari masyarakat yang saat itu masih dijajah. Sehingga beberapa organisasi lain juga didirikan. Kemudian setelah terjadinya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, kesadaran masyarakat Indonesia semakin meningkat, sehingga beberapa organisasi kepanduan bergabung membentuk sebuah organisasi utama.

Pada tahun 1930 kemudian terbentuklah sebuah organisasi Pandu Pemuda Sumatera (PPS) serta pada Tahun 1931 terbentuk Persatuan Antar Pandu Indonesia.

Kemudian setelah tahun 1936 berubah nama menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI). BPPKI melakukan sebuah kegiatan yang dikenal dengan nama PERKINO (Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem). Perkemahan inilah yang menjadi cikal bakal pelaksanaan kegiatan Jambore hingga sekarang.

Gerakan Pramuka pada Masa Penjajahan Jepang

Gerakan Pramuka terus bertahan hiingga masa penjajahan Jepang. Namun, ketika Perang Dunia ke-2 pecah banyak dari tentara Jepang melakukan penyerangan kepada Belanda. Sehingga banyak tokoh kepanduan Indonesia yang kemudian ditarik masuk ke sebuah organisasi yang bernama Keibondan, PETA dan Seinendan yang dgunakan untuk mendukung tentara Jepang.

Bahkan Jepang juga melarang berdirinya partai dan organisasi dari rakyat Indonesia. Tidak hanya itu, Jepang menganggap gerakan kepanduan ini merupakan sebuah organisasi yang berbahaya karena dapat memunculkansemangat persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia pada saat itu.

Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat kepanduan Indonesia sedikitpun untuk melaksanakan PERKINO II dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia untuk mengusir tentara Jepang.

Gerakan Indonesia setelah Indonesia Merdeka

Tepat pada tanggal 28 Desember 1945 tak lama setelah indonesia merdeka, didirikan Oraganisasi Pandu Rakyat Indonesia di Kota Solo. Organisasi ini ditetapkan sebagai wadah kepanduan dimana anggota kepanduan Indonsia bisa bernaung didalamnya.

Pada tahun 1961, sekitar 100 organisasi kepanduan di Indonesia yang terbagi menjadi 3 federasi organisasi. Yaitu, Ikatan Pandu Indonesia, Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia, dan Persatuan Putera Puteri Indonesia.

Pada tanggal 14 Agustus 1961 Gerakan Pramuka akhirnya dikenalkan pada kalangan luas dengan resmi. Oleh karena itu, Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

Demikianlah beberapa hal yang setidaknya harus kamu ketahui mengenai pramuka, semoga bermanfaat!

0 Response to "Pramuka: Pengertian, Tujuan, dan Sejarah Lahirnya (Lengkap)"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel